You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
130 PKL di Jl Inspeksi Kali Sunter Ditertibkan
photo Nurito - Beritajakarta.id

130 PKL di Jalan Inspeksi Kali Sunter Ditertibkan

Lantaran berdagang di jalan inspeksi Kali Sunter dan mengganggu ketertiban umum,  sebanyak 130 pedagang kaki lima (PKL) yang biasa berjualan di belakang Pasar Pulogadung, tepatnya di bantaran Kali Sunter ditertibkan petugas, Senin (4/1).

Mereka nekat berjualan karena menganggap jalan inspeksi belum digunakan untuk lalu lintas kendaraan

Camat Pulogadung, Ahmad Hariadi mengatakan, penertiban tersebut merupakan yang kedua kalinya. Sebelumnya pada Desember lalu mereka ditertibkan. Namun mereka kembali berjualan di siang hari.

"Ada 130 PKL yang kita tertibkan hari ini. Mereka nekat berjualan karena menganggap jalan inspeksi belum digunakan untuk lalu lintas kendaraan. Bulan lalu kita juga pernah tertibkan namun PKL kembali berjualan," ujar Ahmad Hariadi.

Lapak PKL di Jl Brawijaya Dibongkar

Selanjutnya agar PKL juga tetap bisa berjualan, pihaknya bersama Pasar Pulogadung memberikan kesempatan PKL berjualan malam hari. Yakni mulai dari pukul 18.00-06.00. Siang hari kondisi jalan inspeksi harus steril dari PKL.

Umumnya PKL yang ditertibkan ini adalah berjualan sayur mayur, ikan dan ayam. Mereka berjualan pada pagi hingga siang hari. Akibatnya jalan inspeksi tidak bisa dipergunakan untuk lalu lintas kendaraan.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Jalan Sebidang Pasar Minggu Ditarget Rampung Awal 2027

    access_time16-07-2026 remove_red_eye2040 personFakhrizal Fakhri
  2. Mitigasi Cegah Kendaraan Angkutan Barang Tabrak JPO Diperkuat

    access_time17-07-2026 remove_red_eye1010 personAldi Geri Lumban Tobing
  3. Pemprov DKI Segera Tangani Kenaikan Harga Sayuran

    access_time17-07-2026 remove_red_eye907 personFakhrizal Fakhri
  4. Reza dan Nadya Dinobatkan Sebagai Abnon Kepulauan Seribu

    access_time19-07-2026 remove_red_eye902 personAnita Karyati
  5. Pemprov DKI Segera Renovasi Jakarta Islamic Centre

    access_time16-07-2026 remove_red_eye786 personFakhrizal Fakhri